Geotextile Separator

Apakah anda tahu apa itu geotextile separator? Geotextile separator merupakan salah satu bahan geosintetik yang tembus air. Dimana geotextile ini berfungsi sebagai separator, filter, proteksi dan perkuatan. Geotextile terbuat dari bahan dasar polyesther yang berkualitas, sehingga sangat baik untuk digunakan.

Geotextile terbagi menjadi dua macam yaitu geotextile non woven dan geotextile woven seperti berikut!

Geotextile Non Woven merupakan salah satu jenis geotextile yang memiliki bentuk seperti kain yang tergulung seperti orang tersenyum.

Geotextile Woven merupakan salah satu jenis geotextile yang memiliki bentuk seperti terpal yang dianyam.

Kedua jenis geotextile tersebut hanya berbeda pada bagian bentuknya saja. Anda bisa membeli sesuai yang dibutuhkan. Dari masing-masing jenis geotextile tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri di dalamnya. Untuk mengetahuinya, anda bisa mencoba keduanya langsung.

Fungsi Geotextile Separator

Geotextile Separator memiliki beberapa fungsi di dalamnya seperti berikut!

  • Filter / Penyaring

Fungsi geotextile yang pertama adalah sebagai filter atau penyaring agar partikel-partikel yang ada pada tanah tidak terbawa masuk ke dalam aliran air. Geotextile akan tetap tembus air, namun untuk partikel tanah akan tertahan dengan adanya geotextile.

Pengaplikasian geotextile yang memiliki fungsi sebagai penyaring yaitu pada penempatan di bagian tanah. Nantinya air yang masuk ke dalam tanah akan tetap menembus geotextile, namun tidak untuk partikel tanah yang akan tertahan dengan adanya geotextile.

  • Pemisah

Fungsi yang kedua adalah sebagai pemisah. Dalam hal ini, geotextile separator akan memisahkan antara partikel yang satu dengan yang lainnya. Dengan begitu, partikel tidak akan tercampur antara satu sama lain.

Salah satu contoh penerapan funsgi geotextile sebagai pemisah yaitu pada proyek pembangunan sebuah jalan. Aspal dibangun di bagian atas tanah yang lunak, namun jika anda berjalan menggunakan kendaraan kondisi aspal tidak menggelombang. Adanya geotextile tersebut menjadikan aspal dapat dilalui dengan nyaman tanpa adanya gelombang.

Geotextile akan memisahkan antara lumpur dengan aspal, dimana geotextile dapat menahan lumpur supaya tidak naik ke atas. Hal ini menjadikan kondisi jalan lebih awet dengan adanya geotextile.

  • Perkuatan

Adanya geotextile juga menjadikan material lebih kuat. Tanpa adanya geotextile, keawetan dari material akan mudah mengalami kerusakan. Salah satu funsgi dari geotextile sebagai perkuatan yaitu pada proyek timbunan tanah, perkuatan lereng dan lain sebagainya.

  • Pengganti

Geotextile juga berfungsi sebagai pengganti. Salah satunya adalah pengganti karung goni pada proses curingbeton. Hal ini supaya mencegah terjadinya retak pada proses pengeringan beton yang masih baru.

Geotextile memiliki fungsi yang sangat penting, jangan sampai geotextile tidak diterapkan pada material-material yang dibangun oleh seseorang. Dengan begitu, hal ini tidak akan membahayakan orang-orang bilamana terjadi sesuatu akibat tidak diterapkannya geotextile.

Contoh Penerapan Geotextile

Mungkin anda sering mendengar istilah geotextile, namun belum tahu penerapannya seperti apa dan bagaimana? Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan geotextile yang harus anda ketahui!

  • Pada Lahan

Salah satu contoh penerapan geotextile yang pertama yaitu pada lahan. Lahan yang nantinya akan ditimbun harus menggunakan geotextile supaya lebih terjamin kondisinya. Sehingga tidak akan menimbulkan efek apapun bila sudah menggunakan geotextile.

Seperti halnya anda akan membangun sebuah rumah. Sebuah rumah harus dibuat dalam kondisi sebaik mungkin karena akan menjadi tempat tinggal anda sendiri. Untuk menjaga bagian lahan rumah tetap aman, anda harus menggunaka geotextile. Dengan geotextile akan membuat rumah menjadi lebih kokoh.

  • Konstruksi jalan

Penerapan yang selanjutnya juga terjadi pada konstruksi jalan yang dibuat oleh para kontraktor. Jalan merupakan salah satu akses yang paling penting untuk bepergian menuju ke suatu tempat. Supaya tidak terjadi kecelakaan, maka jalan harus dibuat dalam kondisi sebaik mungkin.

Salah satunya adalah penerapan geotextile pada jalan yang diletakan pada bagian bawah aspal. Salah satu tujuannya adalah untuk menjaga aspal supaya tidak tersentuh oleh lumpur. Dengan begitu, kondisi jalan tidak akan bergelombang.

  • Jalur Kereta Api

Salah satu penerapan lainnya dari geotextile yaitu pada jalur kereta api. Jalur kereta api juga dibuat khusus dengan menggunakan geotextile. Jalur kereta api merupakan jalur yang sangat cepat, untuk kualitas jalur harus benar-benar dibuat sebaik mungkin supaya tidak ada kendala apapun. Tujuan dari diberikannya geotextile menjadikan lapisan jalur kereta menjadi lebih terjaga.

Pada jalur kereta terdapat banyak batu-batu kecil yang ditujukan untuk menjaga kondisi rel tetap membaik. Selain itu, hal ini juga menjadikan kondisi rel tidak licin meskipun hujan. Dengan ditambahnya geotextile di bawah tanah rel juga menjadikan jalan rel lebih awet.

  • Pemeliharaan Beton

Penerapan lainnya juga ada pada pemeliharaan beton. Dimana geotextile ini akan sangat berguna bila sudah melakukan proses pengecoran. Selain itu, geotextile disini juga dapat dijadikan sebagai pengganti karung goni untuk mencegah hilangnya air pada beton disaat bereaksi.

  • Pada Pantai

Penerapan geotextile juga dilakukan pada pantai, dimana geotextile dapat digunakan sebagai penahan erosi. Jika anda memperhatikannya, pasir yang ada di sekitar pantai tidak terbawa ombak. Selain itu, geotextile juga dipasang di bawah tumpukan bebatuan yang terletak di tepi pantai.

Itulah beberapa informasi mengenai geotextile separator. Anda dapat mempelajari berbagai hal mengenai geotextile separator untuk diaplikasikan secara langsung. Berbagai contoh penerapan geotextile sudah dijelaskan, dan anda dapat mengetahui secara langsung penerapan geotextile.

Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *