Apa itu Geosintetik – Pengertian, Fungsi dan Kegunaannya

Apa itu Geosintetik  – Geosintetik adalah bahan tiruan atau bisa disebut dengan ( sitentik ) yang bukan merupakan bahan alami namun untuk penggunaanya sendiri masih berhubungan dengan tanah serta batuan. Material geosintetik memiliki pengertian dari kata “geo” yang berarti adalah tanah dan “sintetik” merupakan bahan tiruan. Jadi, geosintetik Indonesia ini merupakan salah satu bahan yang berasal dari industri-industri polimerisasi minyak bumi, kain, baja dan masih banyak lagi yang lainnya. Selanjutnya, dalam perkembangan yang lebih modern, geosintetik merupakan serat sintetis yang memiliki bentuk tanpa ayaman dan dianyam yang berguna dalam pekerjaan seperti penimbunan tanah. Secara umum, material geosintetik ini merupakan salah satu sifat dasar permeabilitasnya yaitu bahan yang lolos air atau biasa disebut denga ( Permeable ) atau dikenal dengan istilah geoteksil berupa lembaran yang berbentuk seperti anyaman dan merupakan kumpulan benang sintetis. Dalam penggunaanya di lapangan, geosintetik ini memiliki jenis yang beragam. Jadi, jika anda bertanya mengenai Perbedaan geosintetik dan geotekstil, sebenarnya geotekstil merupakan bagian dari pengembangan dari geosintetik itu sendiri. Nanti akan kita bahas secara lengkap dibawah ini.

Apa itu Geosintetik

Fungsi Geosintetik Dalam Proyek Bangunan

Perlu untuk anda ketahui bahwa material geosintetik ini memiliki fungsi penting dalam bidang teknik sipil, lingkungan, pertanian dan juga geoteknik. Tidak heran jika saat ini terdapat banyak sekali tipe-tipe geosintetik yang disesuaikan dengan kebutuhan dari setiap pekerjaan. Secara umum, aplikasi geosintetik ini banyak dipakai dalam proses penanggulangan erosi dan juga dipakai sebagai pemisah dua material tertentu, contohnya dalam memisah material tanah dengan batu dan juga bisa dipakai untuk proses penyaringan ‘ filtering “. Fungsi lain dari geosintentik ini adalah sebagai perkuatan tanah dengan geosintentik untuk pekerjaan seperti timbunan dan perkuatan pada pondasi tanah, serta dinding penahan dan bahan kedap air. Dalam beberapa tahun terakhir ini, perkembangan geosintetik cukup luas, banyak dipakai sebagai pekerjaan overlay dan perkerasan tanah.

Jenis-Jenis Geosintetik Indonesia

Macam-macam geosintetik ini hadir untuk pemenuhan pekerjaan, yang memiliki dua peran yaitu peran hidrolisis dan peran mekanik. Peran hidrolisi ini masih berkaitan dengan fungsi geosintetik yang untuk pekerjaan drainase, sedangkan peran mekanik ada kaitannya dengan fungsi pekerjaan struktur seperti perkuatan tanah dan perataan beban. Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis geosintetik beserta fungsinya.

Bentuk GeosintetikPerananManfaat / fungsiPengaplikasian
     GeotekstilHidrolisisMekanikPerkuatanAnti kontamminasiFilteringSebagai lapisan untuk pemisah timbunan tanah lunak
Sebagai stabiliasi
Filtering pada tata salir bawah
Perkuatan untuk jenis tanah lerengLapisan kedap lapis aspal 
  Geomembrane  Mekanis  Anti KontaminasiBanyak dipakai untuk beberapa sistem irigasi
Penggunaan pada jalan raya “
Tanah kembang susut “
Penampungan air minum
   GeokompositMekanisHidrolisiPerkuatanFulteringDrainaseMengontrol dengan mudah erosi di lereng
Tata salir dengan sistem horisontal
Tata salir dengan struktur basement
Tata salir vertikal Lapisan beton di aspal
   Geogrid   Mekanis   PerkuatanPerkuatan pada lereng di tebing
Perkuatan untuk pembuatan tanah timbunan
Perkuatan untuk lapisan seperti beton
Stablilisasi sugrade 

Fungsi Geosintetik di Indonesia

Fungsi Geosintetik

Secara umum geosintetik ini memiliki fungsi utama dan fungsi sekunder yang biasanya lebih dari satu fungsi saja. Mengenai fungsi kedua ini cukup berkontribusi secara menyeluruh pada proses penerapannya sendiri. Sehingga anda bisa mempertimbangkan fungsi ini dalam perhitungan dan pembuatan perencanaan. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari geosintetik yang perlu anda ketahui. Silahkan disimak informasinya dibawah ini.

  • Sebagai perkuatan ( Fungsi tutama dari geosintetik ini bisa dipakai untuk menahan tegangan pada tanah )
  • Sebagai penghalang ( Geosintetik ini memiliki fungsi untuk penghalang atau pemindahan zat cair gas )
  • Sebagai proteksi ( Fungsi lain yang bisa dimanfaatkan dari  Geosintetik ini sebagai lapisan untuk memperkecil tegangan lokal atau mengurangi kerusakaan lapisan permukaan, biasnaya ini dipakai untuk perkuatan tanah dengan geosintetik )
  • Sebagai saparator ( Fungsi geosintetik juga dipakai untuk pemisah antara material air, tanah ataupun batuan kecil sehingga tidak terjadi pencampuran bahan material, ini juga disebut dengan “ anti kontaminasi “ ).
  • Sebagai drainase ( Fungsi lain dari geosintetik ini untuk mengalirkan air yang berada di dalam tanah )
  • Sebagai penyaring ( Banyak dipakai untuk mengalirkan air ke dalam sistem drainase dan mencegah terjadinya migrasi ).

Keunggulan Dari Geosintetik

  • Geosintetik sudah diakui sebagai material bangunan secara international oleh GSI, ISO dan ASTM
  • Penggunaanya lebih ekonomis dibandingkan dengan metode konvensional seperti contohnya penggunaan beton bertulang dan lain-lain.
  • Tidak mudah rusak dari mikroba karena terbuat dari bahan polimer.

Identifikasi Material Geosintektik

Ada beberapa identifikasi geosintetik yang perlu anda ketahui

  • Tipe elemen ( Seperti contohnya adalah tenunan, rangka, rangka diberi lapisan, untaian )
  • Tipe polimer ( Misalnya tingkat kepadatan yang tinggi dan tingkat kepadatan yang rendah )
  • Proses pembuatannya ( dengan cara dilubangi menggunakan jarum, tidak beranyam, bisa ditarik dan dilebarkan, diperhalus dan diperluas )

Harga dan Spesifikasi Geosintetik Indonesia

Harga dan spesifikasi geosintetik di  Indonesia cukup beragam, anda bisa melihat daftar harga geosintetik di website kami ataupun melalui kontak yang sudah kami sediakan. Terimakasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *